Perkenalkan namaku Sunyi. Aku terlahir dari keadaan kosong. Saudaraku bernama Sepi. Ia lahir lebih dulu, namun hanya beda beberapa saat dariku. Sahabatku Hampa. Kami saling melengkapi satu sama lain. Dulu aku sangat membenci Bising. Karnanya aku jadi tak dianggap. Namun seiring waktu, tak jarang aku dan Bising jalan bersama. Saat ini aku dan Sepi tinggal dalam sebuah rumah yang tidak terlalu besar, tidak terlalu tua juga. Ia pernah bercerita kepadaku bahwa sebelum kami, Damai adalah pemilik rumah ini. Namun, karena alasan yang tidak diketahui ia pergi atau lebih tepatnya menghilang. Belakangan ini aku, Hampa, dan Bising lebih sering bermain didalam rumah. Iya, salah satu alasannya karena aku tidak terlalu suka atmosfer luar. Apalagi si Takut masih menjadi buronan hingga saat ini. Rasanya jauh lebih aman bermain dirumah sendiri. Selain itu cuaca diluar rumah juga sedang tidak menentu. Lebih sering hujan, meskipun terkadang berhen...